DORIPENEM


INDIKASI : Pneumonia karena rumah sakit; infeksi rongga dalam perut dengan komplikasi; infeksi saluran kemih dengan komplikasi

Perhatian : Sensitifitas terhadap antibakteri golongan beta laktam (hindari jika terdapat riwayat reaksi hipersensitifitas cepat); gangguan ginjal; kehamilan; menyusui

Kehamilan : Hindari kecuali sangat penting- tidak ada informasi yang tersedia.

Menyusui : Penggunaan hanya jika manfaat melebihi risiko, terdapat di ASI pada penelitian pada binatang coba.

DOSIS : Melalui infus intravena, DEWASA lebih dari 18 tahun, 500 mg setiap 8 jam; maksimal durasi pengobatan 14 hari.

EFEK SAMPING : mual, diare; sakit kepala; flebitis; pruritus, ruam; jarang : colitis karena antibiotik; juga dilaporkan neutropenia.

SEDIAAN : vial 500 mg.

INTERAKSI :

  • Antiepilepsi : doripenem mungkin mengurangi konsentrasi valproat dalam darah.
  • Estrogen : antibakteri yang tidak memicu enzim hati mungkin mengurangi efek kontrasepsi estrogen (risiko kemungkinan kecil).
  • Probenesid : pengeluaran doripenem dikurangi oleh probenesid (pabrik menyarankan untuk menghindari penggunaan bersamaan).
  • Vaksin : doripenem menginaktifkan vaksin oral typhoid

Comments are closed.