ASAM VALPROAT


INDIKASI

Segala bentuk epilepsi

KONTRA INDIKASI

  • Penyakit hati aktif, riwayat penyakit hati berat dalam keluarga, pankreatitis, porfiria.
  • Perhatian: gangguan hati (monitor fungsi hati sebelum dan selama 6 bulan pertama terapi), khususnya pada pasien yg berisiko tinggi: anak <3 tahun, penderita gangguan metabolik, gangguan degeneratif, gangguan otak atau kejang berat yang berhubungan dengan retardasi mental atau terapi antiepilepsi multiple. Juga pada penderita gangguan ginjal, kehamilan, menyusui, dan SLE. Hindari putus obat secara tiba-tiba.

DOSIS

  • Dewasa dan anak >12 tahun dosis awal 600 mg sehari dibagi dalam 2 dosis, sebaiknya sesudah makan. Naikkan dosis 200 mg sehari setelah interval 3 hari, maksimal 2.5 g sehari dalam dosis terbagi. Dosis rumatan 1-2 g sehari (20-30 mg/kg sehari).
  • Anak >20 kg dosis awal 20 mg/kg sehari dalam dosis terbagi.
  • Anak <12 tahun, BB>20 kg dosis awal 400 mg sehari dalam dosis terbagi, tingkatkan hingga range 20-30 mg/kg per hari, maksimal 35 mg/kg sehari.

EFEK SAMPING

  • Iritasi saluran cerna, mual, nafsu makan dan BB meningkat, tremor, rambut rontok, bengkak, trombositopenia, hambatan penggumpalan trombosit, gangguan fungsi hati dan (jarang) gagal hati fatal.
  • Segera hentikan pengobatan apabila dijumpai gejala lemas, bengkak, nyeri perut, muntah, anoreksia, kuning, mengantuk hebat, serta hilang kontrol terhadap kejang.

SEDIAAN :  Liquid oral 200 mg/5 ml, tablet 100 mg, tablet salut enterik 200 mg dan 500 mg.

INTERAKSI

Nama Obat Interaksi dengan Asam Valproat
Aspirin Efek valproat menguat
Antibiotik Kadar valproat dalam plasma mungkin berkurang oleh doripenem dan ertapenem, berkurang oleh meropenem, dan metabolismenya dihambat oleh eritromisin
Antikejang lain Kadar valproat dalam plasma berkurang oleh carbamazepin, dan metabolit aktif carbamazepin meningkat.
Obat saluran cerna Metabolisme valproat dihambat oleh simetidine

 

Comments are closed.