MURMUR / BISING JANTUNG


@Author : Yayan A. Israr

Bising jantung terjadi akibat adanya aliran turbulen darah melalui jalan yang sempit, baik itu penyempitan mutlak/ organik maupun penyempitan relatif (jumlah darah yang berlebih melalui lubang/ lumen yang normal)

Untuk menentukan adanya bising, seluruh dinding thoraks harus diperiksa secara sistematis dan cermat, bahkan juga pada daerah leher dan abdomen. Pada setiap bising harus diperinci berturut-turut :

  • Waktu terjadinya bising pada siklus jantung, apakah pada fase sistolik, diastolik, atau terus menerus.
  • Kontur bising, apakah platu, Kresendo, dekresendo, atau kresendo-dekresendo.
  • Derajat bising, yang dibagi dalam skala 1-6 :
  1. Derajat I, bising sangat lemah yang hanya terdengar oleh pemeriksa yang berpengalaman di tempat yang tenang.
  2. Derajat II, bising lemah tapi mudah di dengar, penjalaran terbatas.
  3. Derajat III, bising cukup keras, tidak disertai dengan getaran bising, penjalaran sedang sampai luas
  4. Derajat IV, bising yang keras dengan disertai getaran bising, penjalaran luas.
  5. Derajat V, bising keras, yang juga terdengar meskipun stetoskop tidak seluruhnya menempel di dinding thoraks, penjalaran luas.
  6. Derajat VI, bising sangat keras, terdengar bila stetoskop diangkat 1 cm dari dinding thoraks, Penjalaran sangat luas.
  • Pungtum maksimum yaitu tempat terdengarnya bising paling keras.
  • Penjalaran, yang dapat terjadi melalui 2 cara yaitu penjalaran ke semua arah/ tidak spesifik akibat konduksi dinding dada dan penjalaran yang khas sesuai dengan aliran darah. Penentuan jenis penjalaran yang kedua ini mempunyai nilai diagnostic yang lebih penting.
  • Tinggi nada (pitch), pada bayi dan anak tinggi nada bising berkisar pada frekuensi medium. Nada yang sangat tinggi atau sangat rendah penting untuk diagnostik.
  • Kualitas bising, yang dapat bersifat kasar, vibrasi, meniup tanpa vibrasi dan lain-lain
  • Perubahan intensitas akibat fase respirasi atau perubahan posisi. Anak besar dapat diminta menahan nafas waktu inspirasi atau ekspirasi. Anak diperiksa pada posisi telentang, miring ke kiri, dan duduk dengan posisi membungkuk ke depan.

Secara umum bising dapat dibagi dalam :

  1. Bising organik, tejadi akibat kelainan struktural pada system kardiovaskuler.
  2. Bising fungsional, yang terjadi akibat kedaan curah jantung yang meningkat. Misalnya pada anemia, demam, tirotoksikosis, latihan fisik, ansietas, dan lain-lain.
  3. Bising inosen, ialah bising normal yang disebabkan turbulensi fisiologis atau vibrasi dalam ruang jantung/ pembuluh darah. Pelbagai bising inosen dapat ditemukan pada 50-70% anak normal.

Ciri-ciri bising inosen :

  • Biasanya terdapat pada fase sistolik, kecuali dengung vena.
  • Biasanya pendek dengan penjalaran buruk/ tidak khas.
  • Intensitas lemah, biasanya sampai derajat 2.
  • Dengan perubahan posisi, bising inosen cenderung melemah/ menghilang/ berubah intensitasnya
  • Dengan maneuver valsava, intensitas bising berkurang atau menghilang sama sekali.

>>> Baca Selangkapnya / Read More <<<

@Belibis A-17,

9 responses to “MURMUR / BISING JANTUNG

  1. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan EKG untuk mengetahui lebih baik

  2. mas yayan, sewaktu tes fisik kesehatan pernah dideteksi adanya murmur jantung menggunakan stetoskop . namun setelah diperiksa di dokter lagi ternyata tidak terdeteksi (menggunakan stetoskop juga). tanpa mengecek melalui EKG dapatkah hal itu dipastikan bahwa murmur jantung yang tidak berbahaya?

  3. pengobatan atau penatalaksanaan sesuai dengan etiologi (penyebab) timbulnya bising jangtung

  4. bising jantun apa ada obatnya? atau apa bisa diobati? tolong di jawab kalau ada jawabannya,

    nova_8884@yahoo.com

  5. bising jantung apa ada obatnya? atau apa bsa di obati? tolong di jawab kalau ada jawabannya…..

  6. nice info bos…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s