HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP) LUMBALIS


Authors : Aidia Fitri Yenni, S. Ked, Amelia Aisyah, S. Ked, Dwi Lestari, S. Ked, Julia Andriani, S. Ked, Yayan Akhyar Israr, S. Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2009.

—–

PENDAHULUAN

—–Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan salah satu penyebab dari nyeri punggung (NPB) yang penting. Prevalensinya berkisar antara 1-2% dari populasi. HNP lumbalis paling sering (90%) mengenai diskus intervertebralis  L5-S1 dan L4-L5. Biasanya NBP oleh karena HNP lumbalis akan membaik dalam waktu kira-kira 6 minggu. Tindakan pembedahan jarang diperlukan kecuali pada keadaan tertentu.

—–

DEFINISI

—–HNP adalah suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis.

—–

ANATOMI & PATOFISIOLOGI

—–Diskus intervertebralis menghubungkan korpus vertebra satu sama lain dari servikal sampai lumbal/sacral. Diskus ini berfungsi sebagai penyangga beban dan peredam kejut (shock absorber).

Diskus intervertebralis terdiri dari dua bagian utama yaitu:

Anulus fibrosus, terbagi menjadi 3 lapis:

  • Lapisan terluar terdiri dari lamella fibro kolagen yang berjalan menyilang konsentris mengelilingi nucleus pulposus sehingga bentuknya seakan-akan menyerupai gulungan per (coiled spring)
  • Lapisan dalam terdiri dari jaringan fibro kartilagenus
  • Daerah transisi.

—–Mulai daerah lumbal 1 ligamentum longitudinal posterior makin mengecil sehingga pada ruang intervertebre L5-S1 tinggal separuh dari lebar semula sehingga mengakibatkan mudah terjadinya kelainan didaerah ini.

—–Nukleus Pulposus adalah suatu gel yang viskus terdiri dari proteoglycan (hyaluronic long chain) mengandung kadar air yang tinggi (80%) dan mempunyai sifat sangat higroskopis. Nucleus pulposus berfungsi sebagai bantalan dan berperan menahan tekanan/beban.

—–Kemampuan menahan air dari nucleus pulposus berkurang secara progresif dengan bertambahnya usia. Mulai usia 20 tahun terjadi perubahan degenerasi yang ditandai dengan penurunan vaskularisasi kedalam diskus disertai berkurangnya kadar air dalam nucleus sehingga diskus mengkerut dan menjadi kurang elastic.

Sebagian besar HNP terjadi pada L4-L5 dan L5-S1 karena:

  1. Daerah lumbal, khususnya daerah L5-S1 mempunyai tugas yang berat, yaitu menyangga berat badan. Diperkirakan 75% berat badan disangga oleh sendi L5-S1.
  2. Mobilitas daerah lumabal terutama untuk gerak fleksi dan ekstensi sangat tinggi. Diperkirakan hamper 57% aktivitas fleksi dan ekstensi tubuh dilakukan pada sendi L5-S1
  3. Daerah lumbal terutama L5-S1 merupakan daerah rawan karena ligamentum longitudinal posterior  hanya separuh menutupi permukaan posterior diskus. Arah herniasi yang paling sering adalah postero lateral.

—–

FAKTOR RISIKO

Faktor risiko yang tidak dapat dirubah

  1. Umur: makin bertambah umur risiko makin tinggi
  2. Jenis kelamin: laki-laki lebih banyak dari wanita
  3. Riawayat cedera punggung atau HNP sebelumnya

Faktor risiko yang dapat dirubah

  1. Pekerjaan dan aktivitas: duduk yang terlalu lama, mengangkat atau menarik barang-barang berta, sering membungkuk atau gerakan memutar pada punggung, latihan fisik yang berat, paparan pada vibrasi yang konstan seperti supir.
  2. Olahraga yang tidak teratur, mulai latihan setelah lama tidak berlatih, latihan yang berat dalam jangka waktu yang lama.
  3. Merokok. Nikotin dan racun-racun lain dapat mengganggu kemampuan diskus untuk menyerap nutrien yang diperlukan dari dalam darah.
  4. Berat badan berlebihan, terutama beban ekstra di daerah perut dapat menyebabkan strain pada punggung bawah.
  5. Batuk lama dan berulang….Baca selengkapnya (Read more…)

8 responses to “HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP) LUMBALIS

  1. pagi, bu Rita …
    1. Kemungkinan ada, bukankah sudah diterangkan oleh dokter saat sebelum dilakukan tindakan operasi ?
    2. Sebaiknnya anda tidak melakukan kegiatan fisik berat, terutama yang memberikan beban/ tekanan ke tulang pungung.
    3. Tidak ada salahnya anda melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi anda saat ini. Jika memang anda HNP maka terapi definitifnya (penyembuh/penghilang) adalah operasi.

  2. Rita Sabarita

    Saya pernah operasi HNP di L5-S1 bulan Mei 2007. Dokter yang menangani saya mengatakan bahwa saya bermasalah di L3-L4, L4-L5 yang sudah mengalami penyempitan tapi belum pecah dan L5-S1 yang sudah pecah sehingga diharuskan operasi. Saya seorang PNS dengan aktifitas kegiatan yang cukup tinggi.
    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Adakah kemungkinan saya kembali hrs operasi berhubung sering ada keluhan sakit di punggung meskipun tidak separah dulu waktu sebelum operasi.
    2. Olahraga apa yang masih boleh saya lakukan? Saya suka sekali olahraga. Setelah operasi kadang2 saya masih berolahraga tennis meja dan Yoga, sementara olahraga yang lain sudah saya tinggalkan seperti badminton, volley ball dan silat.
    3. Haruskah saya melakukan MRI kembali untuk mengetahui kondisi terakhir? Adakah cara lain selaln operasi, karena usia saya sudah hampir 50 tahun. Terima kasih atas jawabannya.

  3. saya mempunyai kasus seperti HNP..
    klo duduk t’lalu lama didepan komputer, m’kendarai sepeda motor dan udara dingin sering merasakan nyeri yang sangat.
    apakah itu termasuk HNP?

    Yayan A.I :
    Gejaga yang mbak/mas rasakan tidak terlalu khas untuk HNP, tapi tidak ada salahnya mas/mbak memeriksakan diri atau berkonsultasi dengan Dokter untuk lebih memastikan. Agar bila memang hal tersebut adalah hal yang tidak diinginkan, dapat ditanggulangi lebih awal.

  4. @Maurice,
    – Yang petama harus diketahui adalah etiologi/ penyebab terjadinya penyempitan diskus dan foramen pada kasus ini, apakah karena penonjolan, pergeseran, trauma, atau massa. Namun secara umum terapi definitifnya benar seperti yang disebutkan di point ke 2 (operasi)
    – Memang, kemungkinan untuk terjadi kelumpuhan saat dan setelah dilakukan operasi selalu ada, persentase keberhasilannya tergantung pada lokasi dan keparahan penyempitan itu sendiri (Saraf untuk anggota gerak dan sistem lainnya untuk anggota tubuh dibawah lokasi penyempitan tersebut melewati daerah tempat terjadinya penyempitan)
    – Jalan lain selain operasi ? kembali lagi, apa etiologi/ penyebab penyempitan pada kasus ini ? biasanya fisioterapi dapat membantu mengurangi, tapi bukan terapi definitif (penyembuh).

    terimakasih atas pertanyaannya,…

  5. 1. Bagaimana mengatasi dan menyembuhkan pada penyempitan discus
    intervertebralis L5-S1 sisi kiri dan penyempitan foramen intervertebralis?
    2. Apakah jalan terbaik harus dengan operasi dengan mengganti corpus
    vertebrae?
    Apakah benar ada kemungkinan terjadi kelumpuhan bila penyembuhan
    dengan jalan operasi???
    3. Apakah bisa disembuhkan dengan jalan tanpa operasi dan bagaimana
    caranya???

    Thanks atas info dan saran yang bisa membantu kami dalam mengatasi masalah ini…

  6. Penanganan yg terbaik utk HNP apa? Kalau dilakukan operasi, apakah prognosisx baik?

  7. Mungkin ketika batuk perut turut berkonstraksi. Sehingga otot-otot di perut saling tarik menarik, sehingga mengakibatkan sakit.

  8. Enggar Sari K.

    kenapa penderita HNP merasa sakitnya bertambah parah ketika batuk?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s