DIAGNOSIS RADIOLOGI DI BIDANG THT


Author : Nova Faradilla, S. Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2009.

—–

PENDAHULUAN

—–Pemeriksaan radiologis berkembang dengan pesatnya sejalan dengan kemajuan ilmu kedokteran dan ilmu-ilmu lain pada umumnya. Kemajuan ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi fisika, kimia, biologi, elektronik, komputer dan sebagainya. Cara-cara pemeriksaan yang menghasilkan gambar tubuh manusia untuk tujuan diagnostik dinamakan pencitraan diagnostik.1

—–Sebuah hasil pencitraan diagnostik merupakan sebuah referensi yang paling berharga bagi ahli bedah kepala dan leher atau otolaryngologist, yang sangat dibutuhkan dari pasien. Karena banyaknya bagian pendukung dan struktur dalam dari sebuah kepala dan leher yang pemeriksaannya bukan hanya sekedar pemeriksaan yang bersifat topografi (anatomi atau penentuan letak struktur) saja, tetapi juga memerlukan pemeriksaan yang bersifat fisiologi. Hal ini bukan berarti bahwa setiap pasien membutuhkan pencitraan diagnostik. Beberapa pasien mungkin hanya memerlukan pencitraan dignostik konvensional seperti film tipis sinar-X, atau beberapa justru membutuhkan pencitraan dengan teknologi tinggi untuk memperoleh hasil terbaik demi rencana terapi yang akan dia jalani nantinya.2

—–Pengaruh lingkungan pekerjaan dan tim yang terlibat juga terus akan berkembang. Radiologis telah memiliki sangkut paut yang sangat erat dengan dunia radiologi kepala dan leher. Pemeriksaan radiologi merupakan sebuah referensi untuk menentukan proses pencitraan mana yang lebih bagus. Hal ini sangat penting dalam sebuah pencitraan diagnostik, karena hal tersebut dicapai secara efektif melalui komunikasi yang baik antara otolaryngologist dan radiologis. Selanjutnya, tim konsulting-lah yang akan menentukan pencitraan mana yang akan digunakan.2

—–Peralatan yang biasa digunakan dalam pencitraan konvensional diberikan oleh table 1.1. Hingga saat ini, peralatan pencitraan konvensional yang masih bertahan dan paling banyak digunakan adalah sinar-X atau rontgen.2

Regional screening Selective views
  • Temporal bone
  • Paranasal sinus
  • High-kV selective filtration of larynx, trachea
  • Panoramic tomography
  • Complex motion tomography
  • Sialography
  • Laryngography
  • Barium swallow esophagogram

—–Peralatan pencitraan teknologi tinggi meliputi CT, MRI, angiography, diagnostic ultrasound (tidak invasif), dan radionuclide scan. Pencitraan ini biasanya digunakan sebagai pelengkap pencitraan yang dihasilkan oleh peralatan pencitraan konvensional.2….Baca selengkapnya (Read more...)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s