Retinopati Diabetik non Proliferatif


Authors : Christopher A.P, S. Ked, Dyana Destylya, S. Ked, Ruth Tambunan, S. Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2009.

—-

BAB I

PENDAHULUAN

—-

Latar Belakang

—-Retinopati diabetik merupakan kelainan retina akibat dari komplikasi diabetes yang menyebabkan kebutaan. Retinopati ini dapat dibagi dalam dua kelompok berdasarkan klinis yaitu retinopati diabetik non proliferatif dan retinopati diabetik proliferatif, dimana retinopati diabetik non proliferatif merupakan gejala klinik yang paling dini didapatkan pada penyakit retinopati diabetik. 1,2,3

—-Manifestasi penyakit ini dapat terjadi pada 80% dari semua penderita diabetes yang sudah menderita selama lebih dari 10 tahun atau 15 tahun.1 Retinopati diabetik pada diabetes tipe I paling sedikit terlihat 3-5 tahun sesudah onset, sedangkan diabetes tipe II retinopati sudah dapat terjadi sebelum diagnosis ditegakkan. 1,2

—-Di Inggris retinopati diabetes merupakan penyebab kebutaan nomor 4 dari seluruh penyebab kebutaan yang terdapat pada kelompok usia 30-65 tahun, sedangkan di Amerika Serikat terdapat kebutaan 5.000 orang per tahun akibat retinopati diabetes. 1,2,4

—-Kebutaan yang disebabkan oleh retinopati diabetik dapat dicegah setiap tahunnya jika dideteksi secara dini. Oleh karena itu, perlu waktu yang optimal untuk terapi sebelum pasien mengeluhkan gejala penglihatan. 2 Referat ini membahas lebih dalam tentang retinopati diabetik non proliferatif agar kelainan retina yang disebabkan oleh penyakit diabetes dapat dideteksi lebih dini.

TINJAUAN PUSTAKA

Anatomi

Retina adalah suatu membran yang tipis dan bening, terdiri atas penyebaran serabut –serabut saraf optik, letaknya antara badan kaca dan koroid. Bagian anterior berakhir pada ora serata. Di bagian retina yang letaknya sesuai dengan sumbu penglihatan yang terdapat makula lutea (bintik kuning) kira-kira berdiameter 1-2 mm yang berperan penting untuk penglihatan. 1,5

Kira-kira 3 mm ke arah nasal kutub belakang bola mata terdapat daerah bulat putih kemerah-merahan, disebut papil saraf optik, yang di tengahnya agak melekuk dinamakan ekskavasi faali. Arteri retina sentral bersama venanya masuk ke dalam bola mata di tengah papil saraf optik. Arteri retina merupakan pembuluh darah terminal (lihat gambar 1).1,5

Retina mempunyai ketebalan sekitar 1 mm, terdiri atas lapisan: 1,5,6

  • Lapisan fotoreseptor merupakan lapis terluar retina terdiri atas sel batang dan sel kerucut dan merupakan lapisan penangkap sinar.
  • Membran limitan eksterna merupakan membrane ilusi.
  • Lapisan nukleus luar terutama terdiri atas nuklei sel-sel visual atau sel kerucut dan batang. Ketiga lapis diatas avaskular dan mendapat metabolisme dari kapiler koroid.
  • Lapisan pleksiform luar, merupakan lapis aselular dan merupakan tempat sinapsis sel fotoreseptor dengan sel bipolar dan sel horizontal.
  • Lapisan nukleus dalam merupakan tubuh sel bipolar, sel horizontal dan sel Muller. Lapis ini mendapat metabolisme dari arteri retina sentral.
  • Lapisan pleksiform dalam merupakan lapis aselular merupakan tempat sinaps sel bipolar, sel amkrin dengan sel ganglion.
  • Lapisan sel ganglion merupakan lapisan sel saraf bercabang
  • Lapisan serabut saraf merupakan lapis akson sel ganglion menuju ke arah saraf optic dan di dalam lapisan ini dapat terletak sebagian besar pembuluh darah retina.
  • Membran limitan interna merupakan membrane hialin antara retina dan badan kaca.

<<<Baca selengkapnya (Read more)>>>

3 responses to “Retinopati Diabetik non Proliferatif

  1. makasih banyak ya… benar-benar ilmu yang bermanfaat… BaarokALLahu fiyk…

  2. trims ats bantuannya teman,, tpi kalo boleh askepx dimunclkn jg dong…. trms

  3. thx ya,,,bermanfaat bnget bwt aq,gi dapt stase mata nie.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s