APPENDISITIS (RADANG USUS BUNTU)


Author : Tengku Anita, S.Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. 2008.

PENDAHULUAN

Apendisitis akut adalah suatu radang yang timbul secara mendadak pada apendik dan merupakan salah satu kasus akut abdomen yang paling sering ditemui. Apendisitis akut merupakan radang bakteri yang dicetuskan berbagai faktor. Diantaranya hyperplasia jaringan limfe, fekalith, tumor apendiks dan cacing ascaris dapat juga menimbulkan penyumbatan.1

Insiden apendisitis akut lebih tinggi pada negara maju daripada Negara berkembang, namun dalam tiga sampai empat dasawarsa terakhir menurun secara bermakna, yaitu 100 kasus tiap 100.000 populasi mejadi 52 tiap 100.000 populasi. Kejadian ini mungkin disebabkan perubahan pola makan, yaitu Negara berkembang berubah menjadi makanan kurang serat. Menurut data epidemiologi apendisitis akut jarang terjadi pada balita, meningkat pada pubertas, dan mencapai puncaknya pada saat remaja dan awal 20-an, sedangkan angka ini menurun pada menjelang dewasa. Insiden apendisitis sama banyaknya antara wanita dan laki-laki pada masa prapuber, sedangkan pada masa remaja dan dewasa muda rationya menjadi 3:2, kemudian angka yang tinggi ini menurun pada pria.1

Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, obstruksi merupakan penyebab yang dominan dan merupakan pencetus untuk terjadinya apendisitis. Kuman-kuman yang merupakan flora normal pada usus dapat berubah menjadi patogen, menurut Schwartz kuman terbanyak penyebab apendisitis akut adalah Bacteriodes Fragilis bersama E.coli.1

TINJAUAN PUSTAKA

Apendiks Verniformis

Pengertian Apendiks

Apendiks adalah suatu organ yang terdapat pada sekum yang terletak pada proximal colon, yang sampai sekarang fungsinya belum diketahui.1

Anatomi

Apendiks merupakan organ yang berbentuk tabung dengan panjang kira-kira 10cm dan berpangkal pada sekum. Apendiks memiliki lumen sempit dibagian proximal dan melebar pada bagian distal. Saat lahir, apendiks pendek dan melebar dipersambungan dengan sekum. Selama anak-anak, pertumbuhannya biasanya berotasi ke dalam retrocaecal tapi masih dalam intraperitoneal. Pada apendiks terdapat 3 tanea coli yang menyatu dipersambungan caecum dan bisa berguna dalam menandakan tempat untuk mendeteksi apendiks. Posisi apendiks terbanyak adalah Retrocaecal (74%) lalu menyusul Pelvic (21%), Patileal(5%), Paracaecal (2%), subcaecal(1,5%) dan preleal (1%).1,4

Apendiks didarahi oleh arteri apendicular yang merupakan cabang dari bagian bawa arteri ileocolica. Arteri apendiks termasuk end arteri. Apendiks memiliki lebih dari 6 saluran limfe melintangi mesoapendiks menuju ke nodus limfe ileocaecal.3

Anatomi lokasi appendiks

Fisiologis

Walaupun apendiks kurang memiliki fungsi, namun apendiks dapat berfungsi seperti organ lainnya. Apendiks menghasilkan lendir 1-2ml perhari. Lender dicurahkan ke caecum. Jika terjadi hambatan maka akan terjadi patogenesa apendisitis akut. GALT   (Gut Assoiated Lymphoid Tissue) yang terdapat pada apendiks menghasilkan Ig-A. namun, jika apendiks diangkat, tidak ada mempengaruhi sistem imun tubuh karena jumlahnya yang sedikit sekali.3

Baca selengkapnya (Read more…)

11 responses to “APPENDISITIS (RADANG USUS BUNTU)

  1. ass. tlg donk krm hasil penelitiannya ke emailq.. Please….
    Thank’s

  2. Pingback: Awas Radang Apendik “Appendicitis” « iNot go bLog

  3. Pingback: BELIBIS A-17 | Komunitas Blogger Indonesia

  4. patoflow nya gak di cantumkan tolong buat lebih lengkap lagi….

    Ya2N^_^ :
    Ky dosen deh……

  5. mantapp,,,,
    trims ya bg buat ilmunya,,,
    mg bermanfaat buat semua,,,

  6. lita_tiel

    Thx bgt buat infonya ya tmn.. menambah referensiku utk tgs lapkas anak ttg apendisitis perforasi.. Thx alot kwn.. =) gud luck..

  7. thx bgt ne…
    jm’at ne q seminar…tulisanx k2 menambah wa2san q,,,
    thx bwgt,,,doain seminarq SUKSES YA…

    Ya2N^_^ :
    Sama2 Nina….

  8. tq ya bg….

    ^_^ :
    Yo…

  9. mantap bro … mantap …jgn letih menulis … pizz

  10. Wei…bagus, makasi ya Mas Ya2N atas info nya

    Ya2N^_^ :
    @anonymous
    Sama2, mas/mbak…lain kali tinggalin nama ya mas/mbak biar jd kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s