PENATALAKSANAAN SKIZOFRENIA


Editor : M. Irwan, S.Ked. Angga Fajriansyah, S.Ked. Besly Sinuhadji, S.Ked. M. Tegar Indrayana, S.Ked. FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU. RSJ TAMPAN PEKANBARU – RIAU

—-

PENDAHULUAN

Latar Belakang

—-Skizofrenia merupakan suatu deskripsi sindroma dengan variasi penyebab (banyak yang belum diketahui) dan perjalanan penyakit (tak selalu bersifat kronis atau “deteriorating”) yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, fisik, dan sosial budaya.1

Pada umumnya ditandai oleh penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi, serta oleh afek yang tidak wajar (inappropiate) atau tumpul (bluntted). Kesadaran yang jernih (clear consciousness) dan kemampuan intelektual biasanya tetap terpelihara, walaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian.1

—-Di Amerika Serikat prevalensi skizofrenia seumur hidup dilaporkan secara bervariasi terentang dari 1 sampai 1,5 %; konsisten dengan angka tersebut, penelitian Epidemological Catchment Area (ECA) yang disponsori oleh National Institue of Mental Helath (NIHM) melaporkan prevalensi seumur hidup sebesar 1,3 %.2

—-Skizofrenia adalah sama-sama prevalensinya antara laki-laki dan wanita. Tetapi, dua jenis kelamin tersebut menunjukkan perbedaan dalam onset dan perjalanan penyakit. Laki-laki mempunyai onset lebih awal daripada wanita. Usia puncak onset untuk laki-laki adalah 15 sampai 25 tahun; untuk wanita usia puncak adalah 25 sampai 35 tahun. Onset skizofrenia sebelum usia 10 tahun atau sesudah 50 tahun adalah sangat jarang.2

Penanganan pasien skizofrenia dibagi secara garis besar menjadi:

  1. Terapi somatik: terdiri dari obat anti psikotik
  2. Terapi psikososial
  3. Perawatan rumah sakit (Hospitalize)

—-Walaupun medikasi antipsikotik adalah inti dari pengobatan skizofrenia, penelitian telah menemukan bahwa intervensi psikososial dapat memperkuat perbaikan klinis. Modalitas psikososial harus diintegrasikan secara cermat ke dalam regimen obat dan harus mendukung regimen tersebut. Sebagian besar pasien skizofrenia mendapatkan manfaat dari pemakaian kombinasi pengobatan antipsikotik dan psikososial.2

<<<Baca selengkapnya (Read more…)>>>

14 responses to “PENATALAKSANAAN SKIZOFRENIA

  1. Dari cerita mbak fitri memang diagnosis saudara mbak adalah schizofrenia, … Saran saya agar mbak fitri dan keluarga membawa yang bersangkutan ke psikiater atau Rumah Sakit Jiwa terdekat …, agar yang bersangkutan segera mendapat penanganan yang tepat dan mempunyai peluang yang lebih besar untuk hidup normal…
    Dan hal lain yang paling penting adalah support dari keluarga untuk kesembuhannya.

  2. aslm…mas salam kenal, saya punya saudara..sepertinya dia menderita skizofrenia. dia suka sedih,suka mendengar yang aneh2, marah2 dan suka melempar barang yang dia temui kalau lagi kambuh dan dia merasa juga ada yang mau membunuhnya dan mengejarnya ..please tlg berikan saya jalan apa yang harus saya lakukan,sejauh ini kami belum ada melakukan pengobatan…

  3. mohon bantuannya sebab dalam waktu dekat ni mau ujian proposal

    Ya2N^_^ :
    Smoga sukses ujiannya, mbak….
    Apayang bisa saya bantu?

  4. met kenal mas, aq mahasiswa FKp unair yg mau riset pengaruh family gathering terhadap peran dukungan keluarga pada penurunan relaps pasien skizofrenia

  5. bisakah penderita skizofrenia lepas dari ketergantungan obat mengingat efeksampingnya begitu menyakitkan, bisakan penderita tsb. tidur tanpa obat tidur(tidur secara alamiah) dan bagaimana agar bisa demikian?

    Ya2N :
    Ketergantungan akan pengobatan pada penderita skizopfrenia memang salah satu efek yang sulit untuk dihindari.

  6. met kenal mas,, aku mhasiswa keperawatan yang mau riset,, dengan judul “gambaran penyebab kekambuhan pada skizofrenia dengan riwayat perilaku kekerasan di RSJ” dengan metode studi dokumen.kalo mas punya contoh skripsi yang mendekati judul Q tadi,,q minta bantuannya masukan dan kalo bisa dikirim ke alamat emailQ ini,, kalo bisa dalam waktu dekat ini coZ dah mau mendekati ujian proposal. thnx banyak…

    Ya2N^_^ :
    Belum ada tuh mbak….
    apa yang bisa saya bantu ? mbak email in saya aja ke alamat email saya…

  7. salam bagi kita semua, saya mao menanyakan berapasih persentase penderita skizofrenia di indonesia?terus saya mo menamyakan berapa lam pengobatan penderita skizofrenia dan berapa persen tingkat kepatuhan terhadap pengobatannya

  8. Mas salam kenal, saya adalah seorang mahasiswa keperawatan semester 5 di Yogyakarta dan sekarang sedang menyusun skripsi dengan judul “Dukungan Keluarga Dalam Mencegah Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di RSJ”, kalau mas punya contoh skripsi yang seperti judul saya diatas atau punya alamat websitenya mohon saya diberi tahu ke alamat email saya ini ya.

    Ya2N^_^ :
    @udin_nurse
    salam kenal mas udin, belum ada judul seperti yang mas udin sebutkan di atas di FK UNRI…

  9. Mas Yan, kakak laki2ku sudah menggunakan olanzapine kurang lebih selama 20 bulan dr dosis 30 mg hingga dosis 5 mg, ternyata mengalami gangguan dari otot mata yg membuat bola matanya melihat keatas saja dan untuk mengembalikannya kakakku menutup matanya. Dengan alasan inilah dokter menggantinya dengan seroquel , ttp kakakku malah kembali mengalami sindrom walaupun tidak separah saat pertama. Dan dokternya sudah memberikan kembali untuk olanzapine dengan 20 mg ,
    apakah ini tidak mengacaukan terapi yg sudah baik dan teratur? krn kakakku sudah dpt bekerja dan mempunyai harapan dalam hidup nya.

    Ya2N^_^ :
    @mas Setiawan
    menurut saya terapi medika mentosa yang diberikan sudah tepat….
    jangan lupa, dukungan keluarga dan orang terdekat serta keadaan lingkungan juga merupakan faktor penting bagi penderita skizofren untuk dapat menjalani hidupnya sebaik mungkin….

  10. Yayan Akhyar

    hehe..he…

    Sip2…

  11. Debora W.Making

    Bang, yayan…
    thx ya, udh dipublikasikan, soalnya aq lagi butuh bahan ini..

  12. Yayan Akhyar

    Mas jalal….
    pemberian dosis obat di dasarkan berat badan atau atau indeks masa tubuh (IMT), mungkin dengan pemberian setengah dosis lazim, tidak dapat menimbukkan efek obat yang di inginkan….pada bulan 7 tersebut terjadi fase relaps pada Paman Mas. ini dapat terjadi karena penghentian penggunaan obat, dosis tidak adekuat, atau obat yang digunakan tidak cocok lagi.

    mengenai efek samping obat yang digunakan tersebut, mas bisa lihat di atas pada point EFEK SAMPING OBAT ANTIPSIKOTIK

  13. Sy punya paman mderita gangguan jiwa, tp sy tdk tahu apkh sudah skizofrenia atau belum, gejalanya punya kecurigaan besar bahwa ada yg akan membunuhnya, oleh dr. Jiwa pd wkt pem dibrikan risperidon 2mg dan clozaril 2mg, keduanya 1×1. selama ini pemberian obt tanpa spegthuan pasien sebab bila tahu ia tdk ingn mminumnya. Skarang sdh lbh 6 bln obt ini dkonsumsi, dan paman tlah pulih, tp saat bln ke 7 dosis coba kami beri 1xstg tab, gejala kembl muncul. Sampai kpn kami hrs mberikan obt ini? Apakah ada efek sampingnya, paman akhir2 ini srg mengluh nyeri dada dan agak sulit bnapas. Trima kasih

  14. Nurul Hayati

    Teman saya ada yang menderita skizofrenia, dan pihak keluarganya ga ada yang tau. Saya ingin membantu penyembuhannya, tapi ga tau gimana caranya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s