Profil Penderita Mioma Uteri di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau periode 1 Januari-31 Desember 2006


Author : Muzakir, S. Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2008.

ABSTRACT

The Profile of Fibroid Patients at RSUD Arifin Achmad of Riau Province

Period 1st January-31st December 2006

By

Muzakir

Background : Fibroid is a benign gynecologic tumor that is found the most. It is found in one of four reproductive women. Most of them occurs asymptomatic. The clinical symptoms of fibroid including bleeding, infertility, abortion, and pain. The definite etiology of fibroid is not yet known for sure, but it has a relation with estrogen and the menstrual cycle. The general standard therapy of fibroid with clinical symptoms is hysterectomy, and the women who want to keep their fertility myomectomy could be a choice.

Objective : to know the profile of fibroid patients at RSUD Arifin Achmad of Riau Province in period 1st January-31st December 2006 based on age, menarche, parity, body mass index, chief complain, hemoglobin rate, types of fibroid, and therapies.

Design methods : the research is descriptive retrospective study. The materials of this research was taken from the patients medical record with fibroid that were treated at the gynecologic department of RSUD Arifin Achmad of Riau Province period1st January-31st December 2006. The data was analyzed manually and then displayed in a distribution frequency tables.

Result and conclusion : from 52 samples only 37 could be used as samples for this research. The most frequent incident was 45-49 years old patient which was 16 cases (43.24%). Patients with 2-5 parity (multipara) in 16 cases (43.24%). Patients with 1-2 time of abortion history of fibroid was found in 9 cases (24.32%) and abortion more than 3 times in 1 case (2.71%). The most frequent chief complain were abdominal mass which were 17 cases (45.95%) and abnormal bleeding of menstruation which were 16 cases (43.24%). Most frequent hemoglobin rate were 7-10gr% and was found in 18 cases (48.64%). Total hysterectomy was the most frequent therapy that was done which were 20 cases (54.05%). Intramural fibroid was the most often kind that was found which were 21 cases (56.76%).

Keywords : fibroid, age, parity, abortion, chief complain, hemoglobin rate, total hysterectomy, and intramural.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Mioma uteri adalah tumor jinak ginekologi yang paling sering dijumpai, ditemukan satu dari empat wanita usia reproduksi aktif (Robbins, 1997). Mioma uteri dikenal juga dengan istilah leiomioma uteri, fibromioma uteri atau uterin fibroid, ditemukan sekurang-kurangnya pada 20%-25% wanita di atas usia 30 tahun. Laporan lain dari suatu studi melalui pemeriksaan post mortem pada jenazah wanita menunjukkan angka kejadian mioma yang lebih tinggi yaitu mencapai 50% atau lebih (Djuwantono, 2004).

Sebagian besar kasus mioma uteri adalah tanpa gejala, sehingga kebanyakan penderita tidak menyadari adanya kelainan pada uterusnya. Diperkirakan hanya 20%-50% dari tumor ini yang menimbulkan gejala klinik, terutama perdarahan menstruasi yang berlebihan, infertilitas, abortus berulang, dan nyeri akibat penekanan massa tumor (Djuwantono, 2004).

Sampai saat ini penyebab pasti mioma uteri belum dapat diketahui secara pasti, namun dari hasil penelitian diketahui bahwa pertumbuhan dan perkembangan mioma uteri distimulasi oleh hormon esterogen dan siklus hormonal (Djuwantono, 2004).

Penelitian di Amerika Serikat yang dilakukan Schwartz, angka kejadian mioma uteri adalah 2-12,8 orang per 1000 wanita tiap tahunnya. Schwartz menunjukan angka kejadian mioma uteri 2-3 kali lebih tinggi pada wanita kulit hitam dibanding kulit putih (Victory et-al, 2006).

Penelitian Ran Ok et-al di Pusan Saint Benedict Hospital Korea menemukan 17% kasus mioma uteri dari 4784 kasus-kasus bedah ginekologi yang diteliti (Ran Ok et-al, 2007). Di Indonesia mioma uteri ditemukan 2,39%-11,70% pada semua penderita ginekologi yang dirawat (Joedosaputro, 2005). Menurut penelitian yang di lakukan Karel Tangkudung (1977) di Surabaya angka kejadian mioma uteri adalah sebesar 10,30%, sebelumnya di tahun 1974 di Surabaya penelitian yang dilakukan oleh Susilo Raharjo angka kejadian mioma uteri sebesar 11,87% dari semua penderita ginekologi yang dirawat (Yuad H, 2005).

Pengobatan mioma uteri dengan gejala klinik pada umumnya adalah tindakan operasi yaitu histerektomi (pengangkatan rahim) atau pada wanita yang ingin mempertahankan kesuburannya, miomektomi (pengangkatan mioma) dapat menjadi pilihan (Djuwantono, 2004).

Berdasarkan data dari ruang rawat inap Camar III (Penyakit Kandungan) RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau pada tahun 2004, mioma uteri menempati urutan ke lima dari sepuluh penyakit Ginekologi terbanyak yaitu sebesar 7,04% (Bagian Obgin RSUD Arifin Achmad, 2005). Sedangkan pada tahun 2005, mioma uteri juga menempati urutan ke lima dari sepuluh penyakit ginekologi terbanyak yaitu sebesar 8,03% (Bagian Obgin RSUD Arifin Achmad, 2006).

Berdasarkan uraian di atas, dimana kasus mioma uteri banyak dijumpai serta belum adanya penelitian mengenai penderita mioma uteri di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau, menimbulkan keinginan penulis untuk meneliti profil penderita mioma uteri di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau periode 1 Januari-31 Desember 2006.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, perumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Bagaimanakah Profil Penderita Mioma Uteri di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau Periode 1 Januari-31 Desember 2006 ?”.

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penderita mioma uteri di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau periode1 Januari-31 Desember 2006.

1.3.2 Tujuan Khusus

Untuk mengetahui jumlah kasus mioma uteri di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau periode 1 Januari-31 Desember 2006 menurut usia penderita, mulai haid pertama kali (menarke), melahirkan (paritas), kejadian abortus (keguguran), Indeks Massa Tubuh (IMT), keluhan utama, kadar Hemoglobin (Hb), penatalaksanaan/terapi dan jenis mioma uteri.

7 responses to “Profil Penderita Mioma Uteri di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau periode 1 Januari-31 Desember 2006

  1. saya mau tanya, kalao mau beli buku seperti buku parker (2007), marino (2004), dimn ya?

  2. cari KTI askeb tumor uterus

  3. bukunya kebanyakan cari dimn?

  4. enneria nurza

    makasi buat hasil penelitiannya ,
    saya sedang membuat kti dengan judul yang sama ..
    mohon bantuannya ..

  5. mz yayan
    aq mw tnya nyari bukuna parker (2007) yang berjudul etiology, symptomatologi and diagnosis of uterine myomas dan bukunya arifudin (2004) yang berjudul pengaruh teknik double circle stitching dan atau pemasangan tourniquet terhadap jumlah perdarahan uterus pada tindakan maiomektomai saat seksio sesar
    tolong dibls scptnya ya masangat penting untuk KTI saya
    terima kasih
    soalnya s

    Ya2N^_^ :
    Ada mbak…..tapi bentuk Hardcover, gmana cara nya….??

  6. transferfactoruntukwanita

    Hmm, bagus sekali artikel di blog nya, saya sedang menulis tentang pengobatan mioma, silahkan berkunjung ke blog saya ya..

    sonya

    http://transferfactoruntukwanita.wordpress.com/2009/03/01/pengobatan-mioma-dengan-transfer-factor/

  7. sri indrayani

    thanks to your information, ya2n. saya sudah baca semuanya dan merupakan pengetahuan berharga untuk saya.

    Ya2N^_^ :
    @Sri indrayani
    Sama2 Mbak…smoga membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s