Gambaran Penyalahgunaan NAPZA di kota Pekanbaru Periode 1 Januari – 31 Desember 2005


Author : Mohan Siddiq Dharma, S.Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2008.

PENDAHULUAN

Akhir tahun 2000 terdata sekitar 3,5 juta orang penyalahguna NAPZA di Indonesia. Diindikasikan, besarnya jumlah ini disebabkan Indonesia bukan lagi sekedar daerah transit jalur perdagangan NAPZA, namun menjadi daerah tujuan perdagangan NAPZA (Tambunan, 2001).

Dari survey nasional pada tahun 2004 pelaku penyalahgunaan NAPZA di Indonesia terdata sebanyak 6% dari total jumlah populasi atau sekitar 13 juta orang telah menggunakan NAPZA. Ganja (71%) adalah jenis yang paling sering digunakan (Badan Narkotika Nasional, 2005).

Penyalahgunaan NAPZA mempunyai dimensi yang luas dan kompleks. Dari sekian banyak permasalahan yang di timbulkan sebagai dampak penyalahgunaan NAPZA antara lain :

  1. Merusak hubungan kekeluargaan
  2. Menurunkan kemampuan belajar dan produktivitas kerja secara drastis.
  3. Perubahan prilaku menjadi antisosial.
  4. Ganguan kesehatan (fisik dan mental).
  5. Tindak kekerasan dan kriminalitas lainnya (Hawari, 2006).

Pelaku penyalahgunaan NAPZA umumnya mulai memakai NAPZA pada usia 13-17 tahun. Ketergantungan pada usia 13-25 tahun (97%), pelaku penyalahgunaan NAPZA berada pada usia lebih dari 30 tahun (41%). Dari jenis kelamin yang terbanyak adalah laki-laki (90%). Lebih dari 55% yang tertangkap pihak kepolisian terhadap penyalahgunaan NAPZA berpendidikan SMA. Lebih dari 35% adalah pengangguran (Badan Narkotika Nasional, 2005).

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Narkotika Nasional, jumlah kasus dan tersangka penyalahgunaan NAPZA yang terdeteksi, mengalami peningkatan tajam di seluruh wilayah tanah air. Sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2004 telah berhasil disita NAPZA jenis narkotika, antara lain :

  • Ganja dan derivatnya sebanyak 127,7 ton dan 787.259 batang
  • Heroin sebanyak 93,3 kg
  • Morphin sebanyak 244,7 gram serta
  • Kokain sebanyak 84,7 kg

Sementara barang sitaan berupa Psikotropika antara lain :

  • Ekstasi sebanyak 741.061 tablet
  • Shabu-shabu sebanyak 223.106,81 gram (Badan Narkotika Nasional, 2005).

Berdasarkan data di atas penulis tetarik untuk meneliti mengenai NAPZA, khususnya gambaran penyalahgunaan NAPZA yang tejadi di kota Pekanbaru.

Perumusan Masalah
Bagaimana gambaran penyalahgunaan NAPZA di Pekanbaru pada 1 Januari sampai 31 Desember 2005 ?

Manfaat Penelitian

  1. Mengetahui gambaran penyalahgunaan NAPZA di Pekanbarupada 1 Januari sampai 31 Desember 2005.
  2. Sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya.
  3. Bahan masukan bagi orang tua untuk mewaspadai anak-anaknya serta lingkungannya dari bahaya penyalahgunaan NAPZA.
  4. Menambah wawasan bagi penulis, aparat pemerintah dan hukum mengenai penyalahgunaan NAPZA, sehingga mencegah penyalahgunaan NAPZA sedini mungkin .

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi NAPZA

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa, dan dapat menimbulkan ketergantungan (Wresniwiro, 1999).

Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetis, bukan narkotika. Berkhasiat psikoaktif, melalui pengaruh selektif pada susuanan saraf pusat sehingga menyebabkan perubahan yang khas pada mental dan prilaku (Hadiman, 2005).
Bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan yang tidak termasuk kedalam golongan narkotika atau psikotropika, tetapi menimbulkan ketergantungan, antara lain seperti alkohol, tembakau, sedatif hipnotika dan inhalansia (Indrawan, 2001).

Baca selengkapnya (Read more…)

3 responses to “Gambaran Penyalahgunaan NAPZA di kota Pekanbaru Periode 1 Januari – 31 Desember 2005

  1. yang document ini udah dihapus yah ??? yaaaahh,, padahal lagi butuh BAGEEEETTTTT :'(

  2. TOP banget ne penlitian na.. salut ma yg neliti… teruskan semangat menulisnya.. denger2 sekarang lagi coba buat novel yakz?? pasti author ne buat cerita melo yg g cemen n banci!!!
    thanks berat buat yayan, word press na makin oke dan rating na makin yahuud ya..
    piss, love empathy……

  3. aq lagi coba pahami issue “pecandu Napza adalah korban” .. bisa bantu ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s