Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher (THT-KL) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) RSUP dr. M. Djamil Padang

Program Pendidikan Dokter Spesialis THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas / RSUP dr. M. Djamil Padang merupakan salah satu Program Pendidikan Dokter Spesialis yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Berawal dari MOU dengan Departemen THT-KL FK UI/ RSCM pada tahun 2002 dan telah mendapatkan status mandiri pada tahun 2008

Seayun selangkah menuju sukses : “If you want to go fast, go alone … if you want to go far, go togetherContinue reading

Advertisements

Akhirnya, Saya Sekolah Lagi …

Alhamdulillah …

Saya resmi disumpah sebagai seorang Dokter Umum pada bulan juni 2010 dari Universitas Riau (UNRI), dan kemudian diharuskan mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (KKS JiwaUKDI) pada bulan September sebagai pra-sarat mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang notabene wajib dipunyai seorang dokter untuk dapat mengurus SIP dan melakukan/ memberikan pelayanan Kedokteran kepada masyarakat. Saat itu saya mengambil ujian di Lokasi Universitas Andalas (Unand), dan Alhamdulillah saya lulus dan termasuk dalam 10 besar ranking dari lebih kurang 400 dokter yang ikut saat itu. Continue reading

PLEKSUS KIESSELBACH / LITTLE’S AREA

Kurang lebih dari 90 % kejadian kasus epitaksis (mimisan) terjadi akibat perdarahan di bagian anterior (depan) hidung, yaitu tempat adanya plexus Kiesselbach atau sering disebut Littles area di septum nasal. Plexus Kiesselbach anastomosis (gabungan) dari beberapa pembuluh darah arteri, yaitu arteri Sfenopalatina, arteri Palatina Mayor, arteri etmoidalis anterior, dan arteri Labialis Superior yang terletak pada bagian anterior septum.

Belibis A-17 - Pleksus Kiesselbach

Gambar. Anastomosis arteri yang membentuk Pleksus Kiesselbach

Daerah ini penting untuk diketahui khususnya untuk penanganan kasus Epitaksis (mimisan), karena epitaksis anterior sangat sering mengenai daerah ini. Epitaksis anterior lebih mudah terlihat dbandingkan dengan epitaksis posterior. Batas yang membagi antara epitaksis anterior dan epitaksis posterior adalah ostium sinus maksilaris.

@Belibis A-17