News
FK Unri Resmi membuka Bagian Pulmonologi
Monday, 05 January 2009
—-Rencana Fakultas Kedokteran Unri (FK Unri) untuk melahirkan dokter spesialis akan segera terwujud. Menyusul diresmikannya Bagian Pulmonolgi dan Kedokteran Respirasi, di kampus tersebut, Sabtu (27/12). Hanya, saja penandatanganan kesepakatan (MoU) antara FK Unri dengan FK UI terpaksa ditunda pelaksanannya, karena berkas-berkasnya belum ditandatangai Rektor Unri. Padahal Dekan FK UI DR dr Ratna Sitompul SpM (K) telah hadir di Pekanbaru. ”Ini hanya masalah miss komunikasi, karena surat tersebut baru selesai hari ini, dan belum dilihat rektor. Tapi, nanti setelah selesai, surat-surat tersebut akan dibawa ke Jakarta, untuk ditandatangani oleh Dekan FK UI,” tutur Dekan FK Unri Dr H Andi Zainal SpPD KGEH.
—-Namun, terlepas dari ditundanya penandatanganan MoU tersebut, dibukanya Bagian Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi merupakan langkah baru bagi FK Unri. Sebab, ini adalah program studi dokter spesialis pertama yang dimiliki FK Unri, setelah sebelumnya fakultas ini lepas dari bayang-bayang FK Unand, September lalu.
—-”Bagian Pulmonologi memang sudah direncanakan sejak lama, dan baru terwujud sekarang. Ini dimungkinkan karena RSUD Arifin Ahmad memiliki sejumlah ahli paru untuk menjadi dosen, serta ketersediaan sarana ruang perawatan paru yang cukup memadai,” tutur dr. H Andi Zainal SpPD KGEH.
—-Selain itu, lanjutnya, Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi memungkinkan lahirnya lebih banyak dokter spesialis paru di Provinsi Riau. Terlebih mengingat masih mengkhawatirkannya kasus-kasus penyakit paru seperti TBC dan asma saat ini. ”Nanti secara bertahap FK Unri akan membuka program spesialis lain, karena sejak beberapa tahun terakhir fakultas telah mengirim dokter-dokter mengikuti berbagai pendidikan medik dan para medik sebagai syarat untuk mengajar di Prodi spesialis,” lanjutnya.
Last Updated ( Monday, 05 January 2009 )
Sumber : Unri.ac.id
-
Kerjasama dengan Polda Riau
Penandatanganan Mou dilaksanakan Rumah Sakit Bayangkara pukul 09.00 WIB. Penandatanganan dilakukan oleh Kapolda Riau Brigjen Pol Hadiatmoko dan Rektor Unri Prof Dr Ashaluddin Jalil.
Hadiatmoko mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan rumah sakit ini cukup bagus. Kerjasama ini diharapkan sama-sama memberikan kemudahan dan keuntungan bagi kedua pihak. Unri memiliki sarana yang menunjang untuk RSB ini seperti tenaga forensik, labor DNA, dan lain-lain. “Itu sangat membantu Polda (Riau) dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan. Misalnya visum dan kasus pembunuhan,” kata Kapolda.
“Kami memang punya berbagai fasilitas untuk membantu tugas-tugas kepolisian,” timpal Ashaludin Jalil.
Sumber : www.detikriau.com




