CARBAMAZEPIN


INDIKASI

Kejang umum tonik klonik dan kejang parsial, neuralgia trigeminal, gangguan bipolar

-

KONTRA INDIKASI

Gangguan hantaran listrik jantung (konduksi atrioventrikel), riwayat depresi sumsum tulang, porfiria

Perhatian : gangguan hati, gangguan ginjal, gangguan jantung, reaksi kulit, riwayat kelainan darah, galukoma, kehamilan dan menyusui. Hindari penghentian konsumsi obat secara tiba-tiba.

-

DOSIS

  • Kejang tonik klonik dan kejang parsial

Dewasa: dosis awal 100-200 mg 1-2x sehari, dinaikkan bertahap tergantung respon terapi.  Dosis rumatan 0.8-1.2 mg sehari dalam dosis terbagi. Pada lansia, kurangi dosis inisial.

Anak 12-18 tahun: dosis awal 100-200 mg 1-2x sehari, naikkan bertahap hingga dosis rumatan 400-600 mg 2-3x sehari.

Anak 1 bulan-12 tahun: dosis inisial 5mg/kg malam hari atau 2.5mg/kg 2x sehari, ditingkatkan menjadi 2.5-5 mg/kg tiap 3-7 hari bila perlu. Dosis rumatan 5mg/kg 2-3x sehari ; pada beberapa kasus dosis bisa ditingkatkan menjadi 20 mg/kg sekali sehari.

  • Neuralgia trigeminal

Dewasa: dosis awal 100 mg 1-2x sehari, dinaikkan bertahap tergantung respon. Dosis rumatan 200 mg 3-4x sehari.

-

EFEK SAMPING

Pusing, mengantuk, pandangan kabur, pandangan ganda (berhubungan dengan kadar yg tinggi dalam plasma), gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, nyeri perut, mulut kering, diare atau konstipasi.

-

Tabel 1. Interaksi Carbamazepin dengan Berbagai Obat

Nama Obat Interaksi dengan Carbamazepin
Klaritromisin, eritromisin, isoniazid Konsentrasi plasma carbamazepin meningkat
Simetidin Menghambat metabolisme carbamazepin
Diuretik Risiko hiponatremia meningkat bila diminum bersamaan
Antivirus Carbamazepin dapat menurunkan kadar plasma darunavir, fosamprenavir, lopinavir, nelfinavir, saquinavir, dan tipranavir.

SEDIAAN

Cairan oral 100 mg/5 ml, Tablet kunyah 100 mg dan 200 mg, Tablet 100 mg dan 200 mg.

About these ads

Comments are closed.