MALARIA


Editor : Yayan Akhyar Israr, S.Ked. Agusnarizal, S.ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru – Provinsi Riau.

Defenisi

Malaria adalah penyakit yang dapat bersifat akut maupun kronik, disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium yang ditandai dengan demam, anemia dan pembesaran limpa, sedangkan menurut ahli lain malaria adalah penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh Plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual didalam darah, dengan gejala demam, menggigil, anemia, splenomegali yang dapat berlangsung akut ataupun kronik 1,2,3..

—-

Epidemiologi

Pada dasarnya setiap orang dapat terkena malaria. Perbedaan prevalensi menurut umur dan jenis kelamin lebih berkaitan dengan perbedaan derajat kekebalan karena variasi keterpaparan gigitan nyamuk. 4,5.

Beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang dapat terinfeksi malaria adalah 4,6:

  1. Ras atau suku bangsa

Prevalensi Hemoglobin S (HbS) pada penduduk Afrika cukup tinggi sehingga lebih tahan terhadap infeksi P.falciparum karena HbS menghambat perkembangbiakan P.falciparum.


2. Kurangnya enzim tertentu

Kurangnya enzim Glukosa 6 Phospat Dehidrogenase (G6PD) memberikan perlindungan terhadap infeksi P.falciparum yang berat. Defisiensi enzim G6PD ini merupakan penyakit genetik dengan manifestasi utama pada wanita.


3. Kekebalan pada malaria terjadi apabila tubuh mampu menghancurkan Plasmodium yang masuk atau menghalangi perkembangbiakannya.

-

Etiologi

Malaria disebabkan parasit malaria, suatu protozoa darah yang termasuk dalam phyllum Apicomplexa, kelas Sporozoa, subkelas Coccidiida, ordo Eucoccidides, subordo Haemosporidiidea, famili Plasmodiidae, genus Plasmodium 4.

Plasmodium merupakan protozoa obligat intraseluler. Pada manusia terdapat empat spesies yaitu Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae dan Plasmodium ovale. Penularan manusia dapat dilakukan oleh nyamuk betina dari tribus anopheles. Selain itu juga dapat ditularkan secara langsung melalui transfusi darah atau jarum suntik yang tercemar serta ibu hamil kepada bayinya 6.

P. vivax menyebabkan malaria tertiana, P.malaria merupakan penyebab malaria kuartana. P.ovale menyebabkan malaria ovale, sedangkan P.falciparum menyebabkan malaria tropika. Spesies terkhir ini paling berbahaya karena malaria yang ditimbulkan dapat menjadi berat. Hal ini disebabkan dalam waktu singkat dapat menyerang eritrosit dalam jumlah besar, sehingga menimbulkan berbagai komplikasi di dalam organ-organ tubuh 3,4.…Baca selengkapnya (Read more…)

-

Add. (Tambahan)

Gambaran sedian hapus darah tepi pada pasien malaria :

1. Plasmodium falciparum

tropozoit

tropozoit

Skizon

Skizon

Bentuk cincin (Ring stage)

Bentuk cincin (Ring stage)

Gametosit

Gametosit

-

2. Plasmodium vivax

Gametosit

Gametosit

Skizon

Skizon

Tropozoit

Tropozoit

Granula Schuffners

Granula Schuffners

-

Siklus Hidup Vivax dalam Tubuh manusia :

-

3. Plasmodium Ovale

tropozoit

tropozoit

tropozoit tua

tropozoit tua

ovale-tropozoit-muda

tropozoit muda

-

4. Plasmodium Malariae

tropozoit

tropozoit

merozoit (rosset)

merozoit (rosset)

Bentuk Pita (band)

Bentuk Pita (band)

Skizon

Skizon

-

Perbandingan gambaran Sedian darah tepi sedian hapus tipis pada masing-masing parasit Plasmodium.

plasmodium-sedian-apus-darah - Files of DrsMed

-

Gambaran darah tepi pada sedian hapus tipis dan tebal

plasmodium-sedian-apus-darah-tebal-tipis

About these ads

31 responses to “MALARIA

  1. very useful pictures and article

  2. very helpful pictures.thax and may God bless you

  3. kalo ndak salah sekarang ada suspek baru, yaitu P.knowlesi….bisa di updatin tuh…

    Ya2N^_^ :
    Makasi atas infonya mas…

  4. bagus,membantu banget buat ujian… thx :)

  5. Wah..terimakasih atas kritikan nya mas Adrial….

    kami akan sangat senang sekali apabila mas Adrial berkenan untuk membantu kami menambahlkan keterangan seperti di atas…

  6. Gambar tanpa keterangan atau penjelasan tidak akan berarti apa-apa, apalagi bagi kalangan orang awam dan juga tenaga analis di puskesmas di pelosok-pelosok (artinya pesan yang akan disampaikan tidak berarti apa-apa)

  7. Sayang gambar sediaan darah tipis dan darah tebal tidak diberi keterangan lengkap, misalnya Sediaan darah tipis dan darah tebal dari Plasmodium apa, kemudian apa perbedaan yang prinsip antara sediaan darah tipis dan darah tebal harusa dijelaskan, karena hal ini sangat membantu sekali bagi tenaga mikroskopis di puskesmas dalam menegakkan diagnosis malaria (apalagi di daerah-daerah endemis malaria)yang gold standarnya masih dengan pewarnaan giemsa.

  8. Anonymous

    Sayang gambar sediaan darah tipis dan darah tebal tidak diberi keterangan lengkap, misalnya Sediaan darah tipis dan darah tebal dari Plasmodium apa, kemudian apa perbedaan yang prinsip antara sediaan darah tipis dan darah tebal harusa dijelaskan, karena hal ini sangat membantu sekali bagi tenaga mikroskopis di puskesmas dalam menegakkan diagnosis malaria (apalagi di daerah-daerah endemis malaria)yang gold standarnya masih dengan pewarnaan giemsa.

  9. fakesiders

    Iya, senang membantu anda….

  10. gambarnya baguusss….
    jarang ditunjukin ma dosenn ambar2 ky gini…

  11. mantabbbbbbbb bgt
    tolong kasih ket gambarnya ye

    Ya2N^_^ :
    Gambar yang mana, mbak..???

  12. Buatin juga dong gambar kelainan sel darah tepi, Tanks……………

  13. masak yang sediaan darah tebal gambarnya nggak di sendiriin

  14. BAGUS BGT…MKCH YA…BERKAT DA NIE SY BS MELENGKAPI TUGAS2 SY

  15. thxs buanget ya…..
    low biza tambahin yang lebih spesific tentang malaria di papua
    yang merupakaaan ” PENYAKIT WAJIB” di papua…
    tapi txs bangets ya

  16. trima kasih yah…..

  17. nice post… (thumb up)

    bakalan jadi 2 thumbs up seandainya dosis kina untuk anak 1-4th dengan anak 10-14th dikoreksi (pada tabel, ga mgkn kan sama2 dosisnya 3×1/2 tablet???). harusnya kan utk anak 10-14th adalah 3x 1 1/2 tablet, tul ga??? hehehehehe ^_^

    or pa aku yg slh baca ya krn ga pk kacamata???

    Well…keep update yah nih situs, moga suxes selalu
    GUD LUCK ^_^

  18. keren….

    buat belajar responsi parasit besok, thanks!
    bhan yg bagus

  19. ada lagi yang mau saya tanyakan mas….pada pasien malaria selain eritrosit yang turun karena hancur,mempengaruhi apa lagi (gambaran hematologi rutin)? mksh sebelumnya

  20. ok makasih ya mas…sebernya masih banyak yang pengen saya tanyakan atau berdiskusi gitu.. punya alamat FB?
    mksh

  21. @Mbak ane…
    saya sudah masukkan beberapa gambaran hematologi pada penderita malaria pada bagian paling bawah posting dengan judul “MALARIA”, semoga bisa membantu….

  22. bisa ga di tambahin lagi materinya tentang malaria?khususnya gambaran hematologinya
    mksh

    Ya2N^_^ :
    gambaran Hematologi ya….
    saya coba buat doeloe ya, mbak…

  23. mantep uy…

  24. Top Markotop bos..

    Keren abis..

    pasti suka infectious disease yaa?
    hwehehehe…

    Ya2N^_^ :
    Hartop kali mas…..
    sip2…..

  25. haturnuhun…. T O P bgt dah…. yang lainnya la dunks,.. hematologi gtu… huehue..

  26. tengg beud inpu.na ^^
    pi kuu muw nanya nuii,manfaat sporozoa aphaan yc?

  27. tx bgt bg.
    bs bwt nambah referensi nih…

  28. lumayan nih buat nambah2in bahan karya ilmiah kami.pokoknya thanks ya

  29. manTabb,..

    Cayo,…

    n,.

    good luck ya,..

    ^_^

  30. Yayan Akhyar

    tenq qiu naOmi…

    Sip2…diusahakan..

  31. Kereeeeeeeeeeeeeeeeeennn….!!!

    Bykin Lg dOnk Bg bLog tTg pNykitnya..,
    tTg ResPirasi kRen Jg tuwH..,
    ByaR Qmi g’ssH2 nyaRi Bhn Bwt ttRiaL..!!!

    :))
    Pizz…!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s